Belajar sambil berbagi

Jumat, 16 Oktober 2015

ETIKA KEPERAWATAN DARI SUDUT PANDANG AGAMA


 
   A.    Pengertian  Etika
             Etik atau ethics berasal dari bahasa yunani, yaitu etos yang artinya adat, kebiasaan, perilaku, atau karakter. Sedangkan menurut kamus Webster, etik adalah suatu ilmu yang mempelajari tentang apa yang baik dan buruk secara moral. Dari pengertian di atas, etika adalah ilmu tentang kesusilaan yang menentukan bagaimana sepatutnya manusia hidup di dalam masyarakat yang menyangkut aturan-aturan atau prinsip-prinsip yang menentukan tingkah laku yang benar, yaitu: a) baik dan buruk; dan b) Kewajiban dan tanggung jawab.
            Etika adalah sebuah cabang filsafat yang berbicara mengenai nilai dan norma moral yang menentukan perilaku manusia dalam hidupnya. Sebagai cabang filsafat, etika sangat menekankan pendekatan yang kritis dalam melihat dan menggumuli nilai dan norma moral tersebut serta permasalahan-permasalahan yang timbul dalam kaitan dengan nilai dan moral itu. Etika adalah sebuah refleksi kritis dan rasional mengenai nilai dan norma moral yang menentukan dan terwujud dalam sikap  dan pola perilaku hidup manusia, baik secara pribadi maupun secara kelompok.

Senin, 12 Oktober 2015

Kisah Sang Rasul



Inilah sebuah bukti tentang cinta yang sebenar-benarnya, cinta yang dicontohkan Allah Ta'ala melalui kehidupan RasulNya...Pagi itu, walaupun langit mulai menguning tetapi burung-burung gurun enggan mengepakkan sayapnya. Pagi itu, Rasulullah dengan suara lemah memberikan khutbah terakhirnya. "Wahai umatku ... Kita semua ada dalam kekuasaan Allah dan cinta kasihNya. Maka taati dan bertaqwalah kepadaNya" "Kuwariskan dua perkara pada kalian yakni Al-Qur'an dan Sunnahku". "Barang siapa mencintai sunnahku, berarti engkau mencintai aku dan kelak orang-orang yang mencintaiku akan masuk syurga bersama-sama aku..." Khutbah singkat itu diakhiri dengan pendangan mata Rasul yang tenang dan menata sahabatnya satu persatu. Abu Bakar menatap mata itu dengan berkaca-kaca. Umar dadanya naik turun menahan nafas dan tangisnya. Usman menghela nafas panjang. Ali menundukkan kepalanya dalam-dalam. "Isyarat itu telah datang, sudah tiba saatnya. Rasulullah akan meninggalkan kita semua" keluh hati semua sahabat kala itu. Manusia tercinta itu hampir selesai menunaikan tugasnya di dunia ...Tanda-tanda itu semakin kuat tatkala Ali dan Fadhal dengan cergas menangkap Rasulullah yang kondisinya semakin lemah dan goyah ketika turun dari mimbar.